Postingan

Lahir dari Luka, Bertumbuh dalam sunyi : Kisah Anak Broken Home dan Harapan Pemulihan Psikologis

  Lahir dari Luka, Bertumbuh dalam sunyi : Kisah Anak Broken Home dan Harapan Pemulihan Psikologis  Feyza Amaliya Mai Yahya, Universitas Negeri Surabaya  “Bukan trauma yang membuat manusia hancur. Tapi tidak adanya ruang aman untuk memulihkan diri dari trauma itulah yang menghancurkan.” Di balik sosok pemuda yang aktif sebagai tokoh karang taruna dan pekerja sosial di lingkungannya, tersimpan cerita panjang tentang luka, kehilangan, dan ketahanan psikologis yang luar biasa. Ia tumbuh tanpa orang tua sejak usia remaja dan menjalani hidup seorang diri di rumah peninggalan keluarganya. Tak banyak yang tahu, masa kecilnya dipenuhi oleh krisis ekonomi, stigma sosial, dan rasa kehilangan yang mendalam. Kisah ini mencerminkan ribuan suara anak-anak yang tumbuh dalam keluarga broken home dan menghadapi dunia tanpa pelindung. Dan lebih dari itu, kisah ini menunjukkan bahwa di balik kesunyian dan trauma, ada peluang besar untuk pulih jika ruang pemulihan itu diberikan.   💔 ...

BAHAYA TERSEMBUNYI ANAK TK

Bahaya Tersembunyi: Anak TK Terpapar Narkoba Melalui Makanan dan Minuman Feyza Amaliya Mai Yahya , Universitas Negeri Surabaya, Psikologi.  Di usia emas pertumbuhan, anak-anak Taman Kanak-Kanak (TK) sangat rentan terhadap berbagai ancaman yang mungkin tidak terduga seperti penyalahgunaan narkoba. Salah satu modus yang kini semakin mengkhawatirkan adalah penyebaran narkoba melalui makanan dan minuman yang dikonsumsi anak-anak. Modus Baru: Narkoba dalam Camilan Anak Para pelaku lejahatan narkotika terus mencari celah untuk menyebarkan barang haram tersebut, dan salah satunya adalah melalui jajanan anak. Makanan ringan, permen, bahkan minuman berwarna menarik bisa saja telah dicampuri dengan zat berbahaya, Ironisnya, produk-produk ini sering dijual di sekitar sekolah atau tempat bermain anak. Bentuk narkoba yang dimasukkan ke dalam makanan bisa berupa cairan, bubuk, atau zat kimi tertentu yang tidak memiliki bau dan rasa mencolok, sehingga sulit dikenali. Beberapa laporan menyebutkan ...

Kesenjangan Akses Transportasi bagi Penyandang Disabilitas: Studi tentang Hambatan dan Solusi

Kesenjangan Akses Transportasi bagi Penyandang Disabilitas: Studi tentang Hambatan dan Solusi Feyza Amaliya Mai Yahya  S1 Psikologi, Universitas Negeri Surabaya Disabilitas merupakan suatu kondisi di mana seseorang mengalami keterbatasan fisik, mental, intelektual, atau sensorik yang dapat menghambat aktivitasnya dalam kehidupan sehari-hari. Istilah ini tidak hanya merujuk pada kelainan fisik yang tampak secara kasat mata, tetapi juga mencangkup berbagai bentuk keterbatasan yang mungkin tidak selalu terlihat jelas, seperti gangguan pendengaran, kesulitasn dalam memahami informasi, atau keterbatasan dalam interaksi sosial. Dalam kajian akademik, terdapat beberapa cara pandang dalam memahami disabilitas. Pendekatan biomedis, misalnya, melihat disabilitas sebagai masalah individu yang muncul akibat adanya gangguan atau kelainan dalam tubuh seseorang. Perspektif ini menekankan bahwa penyandang disabilitas membutuhkan intervensi medis, terapi, atau rehabilitasi untuk meningkatkan ke...

Mengapa Komunikasi adalah Kunci untuk menghindari Toxic Relationship?

  Mengapa Komunikasi adalah Kunci untuk menghindari Toxic Relationship? Feyza Amaliya Mai Yahya  S1 Psikologi, Universitas Negeri Surabaya Sebagai makhluk sosial, manusia saling membutuhkan dan berinteraksi untuk memenuhi berbagai kebutuhan, termasuk kebutuhan untuk dicintai. Hubungan pacaran sering kali menjadi jalan bagi individu untuk saling mengenal, namun hubungan ini tidak selalu berjalan mulus. Terkadang, hubungan pacaran bisa berubah menjadi toxic relationship, di mana salah satu pihak merasa tertekan, tidak dihargai, bahkan mengalami kekerasan fisik atau emosional. Ciri-ciri toxic relationship termasuk rasa tidak aman, kecemburuan berlebihan, kritik tajam, merendahkan, keegoisan, dan ketidakjujuran. Bagi mahasiswa, relasi percintaan bisa menjadi sumber stres, dan dalam beberapa kasus, individu mengalami perlakuan kasar yang merusak dinamika hubungan. Perlakuan kasar ini dapat berupa penghinaan, manipulasi emosional, atau kekerasan fisik yang membatasi kebebasan ...

Cara Meningkatkan Mental Toughness untuk Menghadapi Perubahan Hidup

Cara Meningkatkan Mental Toughness untuk Menghadapi Perubahan Hidup Feyza Amaliya Mai Yahya Desi Nurwidawati,S.,Si., M.sc. S1 Psikologi, Fakultas Psikologi, Universitas Negri Surabaya, Surabaya Abstrak: Perubahan hidup sering kali membawa tantangan yang membutuhkan ketangguhan mental ( mental toughness ) untuk menghadapinya secara efektif. Ketangguhan mental adalah kemampuan psikologis seseorang untuk tetap tegar, fokus, dan termotivasi meskipun dihadapkan pada kesulitan. Artikel ini membahas pentingnya mental toughness dalam menghadapi perubahan hidup, baik dalam konteks pribadi maupun profesional. Dengan meningkatkan kesadaran diri, mengembangkan pola pikir yang tangguh, serta menerapkan strategi untuk mengelola emosi, individu dapat lebih siap menghadapi ketidakpastian dan stres yang muncul akibat perubahan. Artikel ini juga menawarkan langkah-langkah praktis yang dapat diimplementasikan sehari-hari untuk membangun mental toughness , seperti teknik relaksasi, refleksi diri, da...